Luangkan satu sampai tiga menit untuk berhenti sejenak dan mengambil napas dalam-dalam. Duduk atau berdiri dengan nyaman, lalu arahkan perhatian pada pernapasan tanpa menilai.
Gunakan indera sebagai jangkar: rasakan tekstur kursi di bawah tubuh, dengarkan suara di sekitar, atau cium aroma kopi pagi. Aktivitas sederhana ini membantu mengalihkan perhatian dari kepenatan sehari-hari ke momen yang terasa lebih jernih.
Buat rutinitas mikro yang konsisten, misalnya menarik napas dalam setiap kali mengantre atau sebelum membuka email. Kebiasaan kecil yang berulang memberi sinyal bahwa ada ruang untuk berhenti, walau singkat.
Saat merasa terburu-buru, jadikan gerakan badan menjadi momen perhatian: regangkan lengan, gulung bahu, atau piawai menggoyangkan leher. Gerakan fisik ringan ini memberi sensasi perubahan tenaga tanpa perlu persiapan khusus.
Akhiri jeda singkat dengan niat sederhana: kembali ke tugas dengan kesadaran akan langkah berikutnya. Jeda kecil yang konsisten dapat memberi rasa keteraturan dan kenyamanan dalam hari yang padat.
